Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

17 Tips dan Trik Lulus SNMPTN Tahun Ajaran 2021-2022 99% Terbukti Berhasil

17 Tips Lulus SNMPTN Tahun Ajaran 2021-2022 99% Terbukti Berhasil. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau yang bisa disingkat dengan SNMPTN adalah dambaan bagi para lulusan menengah atas atau menengah kejuruan. Momen ini akan menjadi ajang pembuktian bagi para lulusan untuk bersaing dengan ribuan siswa dari berbagai penjuru negeri.

17 Tips dan Trik Lulus SNMPTN Tahun Ajaran 2021-2022 99% Terbukti Berhasil

Sebagaimana yang kita tahu, SNMPTN merukapan seleksi yang menggunakan sistem undangan. Jadi, usaha yang dapat kita lakukan adalah melakukan pendaftaran, melakukan verifikasi dan menunggu hasil seleksi yang akan diumumkan. Faktor plus lainnya tidak banyak membantu untuk menunjang keberhasilan lolos seleksi SNMPTN 2021-2022.

Meski demikian, tentu ada tips dan trik lolos SNMPTN 2021-2022 yang dapat kita lakukan. Beberapa siswa banyak yang belum tahu dan menyadari tentang hal ini. Kebanyakan siswa hanya melihat dari apa yang mereka inginkan dan idealismenya, sehingga tidak melihat faktor lain yang menjadi kunci keberhasilan lolos SNMPTN.

Baca Juga: Informasi Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi [Lengkap]

Sistem seleksi berkas, bukan tertulis menjadi problem utama siswa karena tidak bisa memaksimalkan potensi mereka. Meski begitu bukan berarti tidak ada cara agar bisa lolos di jurusan yang kita inginkan. Tips tersebut hanyalah tindakan-tindakan yang memperbesar peluang kita lolos pada seleksi ini. Jangan sampai menyepelekan tindakan-tindakan yang akan kita bahas nanti.

Beberapa hal yang dapat membantu kita lolos SNMPTN yaitu pada mekanisme pendaftaran dan pemilihan jurusan dan kampus, waktu yang tepat untuk mendaftar dan lain-lain. Bila lengah terhadap hal ini maka besar kegagalan yang akan kita dapatkan.

Tapi tenang, tips dan trik yang akan kami bagikan bukan sekedar omong kosong. Sudah banyak yang mencoba trik ini dan alhamdulillah berhasil. Sebagai siswa dan operator sekolah mesti tahu bagaimana agar siswa-nya dapat diterima oleh perguruan tinggi negeri.

Baca Juga: Informasi Sistem Seleksi Masuk Perguruan Tinggi (SMPTN) Tahun 2021

Berikut tips dan triknya:

1. Grafik Nilai Rapot Terus Meningkat

Hal pertama yang dapat diperhatikan oleh siswa dan operator sekolah adalah grafik peningkatan rapot dari semester awal sampai akhir. Pada tahap pengisian data pada PDSS panitia akan menyusun berdasarkan bobot dan nilai tertentu. Nilai yang terus meningkat dari semester awal sampai semester akhir memiliki peluang yang besar lolos.

Perlu diketahui bahwa meskipun nilai siswa tersebut lebih kecil dari teman lainnya, tapi kalau grafiknya terus meningkat maka peluangnya lebih besar ketimbang yang grafiknya menurun. Sebab peningkatan nilai belajar adalah persyaratan penting untuk lolos seleksi SNMPTN.

2. Memilih Jurusan Sepi Peminat

Jurusan yang sepi peminat bukan berarti tidak bagus. Justru setiap jurusan yang ditawarkan dalam proses SNMPTN adalah jurusan-jurusan terbaik. Namun adakalanya tidak semua jurusan diminati oleh siswa. Hal ini akan menjadi peluang bagi siswa agar dapat lolos dan memiliki presentase lebih besar ketimbang jurusan lainnya.

Selain itu, presentase akreditasi sekolah juga menentukan diterima atau tidaknya. Sekolahnya yang memiliki akreditasi A akan dimuat sebesar 75% dari kouta pendaftaran. Jadi, ini membutuhkan kejelian dari melihat peta persaingan di jurusan sepi peminat tersebut.

Satu hal yang perlu kamu ketahui, selalu pilih jurusan yang sepi peminat akan tetapi memiliki prospek yang bagus untukmu di masa yang akan datang. Jangan sampai menyesal di kemudian hari dan berujung pada kegagalan.

3. Memilih Kampus yang Berbeda

Sudah bukan rahasia umum bahwa setiap siswa pasti mengharapkan masuk ke dalam kampus favorit dan terkenal. Namun hal tersebut sudah pasti akan membuat teman pun memiliki ide yang sama. Sehingga persaingan demi persaingan akan semakin berat. Apalagi kalau kita tahu bahwa pesaingnya ternyata teman yang lebih pintar dari kita.

Agar bisa lolos, kita bisa memilih kampus yang berbeda dengan teman sekolah. Bahkan, lebih baik kita memilih kampus yang belum ada pendaftarnya sehingga peluang lolos akan jauh lebih besar ketimbang ikut memilih kampus terkenal dan banyak peminatnya.

4. Tidak Menumpuk Pada Satu Jurusan

Terkadang kita melupakan hal sepele semisal menumpuk pada satu jurusan di mana sudah banyak peminatnya. Teman sekelas ataupun dari sekolah lainnya pun meminati jurusan yang sama. Hasilnya persaingan pun akan semakin besar karena faktor lainnya adalah soal kecerdasan.

Contohnya adalah jurusan kedokteran. Jika kamu tidak percaya diri dengan nilai rapot serta presentase sekolahmu kecil, sebaiknya tidak menumpuk pada jurusan tersebut. Sudah dapat dipastikan peluang lolos lebih kecil. Kamu bisa memilih jurusan lain sebagai alternatif yang sesuai minat dan bakat serta memiliki prospek yang bagus di masa depan.

5. Memilih Jurusan yang Ada Portfolionya

Apabila kamu menyadari bahwa nilai akademik tidak begitu bagus, sedangkan kamu memiliki prestasi non-akademik maka pilihkan jurusan yang mengutamakan portfolio. Contohnya adalah jurusan olahraga, seni atau jurusan lain yang membutuhkan portfolionya. Besar kemungkinan kamu akan lolos karena kampus akan melihat prestasi yang berhubungan dengan jurusan di kampus.

6. Memilih Jurusan dengan Passing Grade Rendah

Faktor lainnya adalah memilih kampus dengan jurusan passing grade rendah. Sebagai contoh apabila kamu masuk ke jurusan favorit di UI yang membutuhkan passing grade tinggi tentu persaiangannya sangat ketat dan tinggi. Sebaliknya jika kamu memilih jurusan favorit yang sama seperti di UI namun di kampus lain yang passing gradenya lebih rendah, bukan tidak mungkin peluang lolos akan semakin tinggi. Jadi, pintar-pintarlah dalam menganalisis passing grade setiap jurusan yang tersebar di kampus PTN.

7. Memilih PTN yang Menerima Jalur Prestasi

Ada beberapa PTN yang tidak hanya mengutamakan nilai rapot sebagai faktor kelulusan. PTN tersebut dapat menerika faktor lainnya seperti olimpiade dan kejuraan lainnya. Memilih kampus yang menerima jalur lain selain rapot tentu akan memperbesar peluang lolos. Sering-seringlah menganalisis kampus dan jurusannya serta berkoordinasi dengan pihak sekolah.

8. Memilih Jurusan Berdasarkan Nilai Rapot Tertinggi

Tidak semua siswa pintar di berbagai hal, akan tetapi pintar di salah satu bidang pelajaran. Contohnya kamu pintar di mata pelajaran sosial. Dari semester awal sampai akhir, nilai sosialmu selalu meningkat. Maka kamu akan cocok memilih jurusan seperti Hubungan Internasional, Komunikasi dan hal-hal yang berhubungan. Tak lupa untuk memilih jurusan yang passing gradenya rendan dan sepi peminat. Sehingga peluang lolosnya akan semakin besar.

9. Memilih Kampus yang Tidak Banyak Diminati

Memilih kampus yang terkenal akan membuat persaingan semakin besar. Agar bisa lolos kamu perlu mencari kampus-kampus yang sedikit peminatnya namun sama dengan jurusan yang akan kamu ambil. Hal ini akan mengurangi persaingan dengan siswa lainnya dari berbagai sekolah. 

10. Berani Memilih Kampus yang Jauh

Salah satu problem siswa yang tinggal di kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan lain-lain adalah selalu terobsesi pada UI, IPB, ITB, UGM dan kampus-kampus besar lainnya yang ada di kotanya. Sementara itu jurusan yang ia pilih ternyata banyak peminatnya. Sehingga ia harus bersaing dengan teman sekotanya dan seluruh Indonesia untuk berebut tempat kelulusan.

Berani memilih kampus di luar daerah adalah jawaban dari hal itu. Meski kampusnya jauh, namun peluang lolosnya begitu besar maka kamu harus berani mengambilnya. Kamu tidak perlu khawatir merantau karena di sekitar kampus negeri pasti banyak kos-kosan / kontrakan / asrama yang tersedia. Tentu saja kamu perlu menjadi siswa yang mandiri di luar daerah. Namun kalau kamu belum cukup berani, pastikan orang tua turut andil dalam memilihkan tempat tinggal di luar daerah yang cocok, aman dan nyaman.

11. Mendaftar di Akhir Sebelum Penutupan

Mendaftar SNMPTN di akhir masa penutupan adalah jawaban terbaik untuk menganalisa kampus dan jurusan yang akan meloloskan kita. Di akhir penutupan kita bisa melihat data persaingan, data jurusan serta peminat-peminat dari berbagai penjuru negeri. Sehingga kita dapat memilih kampus dan jurusan yang sepi peminat namun tetap sesuai dengan minat dan bakatmu.

Kekurangan ini adalah seringnya down karena website diakses oleh banyak sekali user. Kebanyakan dari mereka mengetahui trik ini sehingga banyak pendaftar yang melonjak di menit-menit akhir. So, pastikan koneksi intermu stabil dan terus berjuang pantang menyerah.

12. Intropeksi Diri

Sebelum melakukan pendaftaran ada baiknya kita intropeksi diri seperti apa diri kita ini. Bila kita adalah siswa yang giat belajar, punya keinginan kuat dan sudah menemukan passion yang sesuai maka beranikanlah diri untuk mendaftar. Yakin dengan apa yang kamu pilih akan menentukan kesuksesan di masa yang akan datang. 

Sebaiknya, jika kamu siswa yang biasa-biasa saja, mungkin jangan terlalu berlebihan memilih kampus dan jurusan terbaik. Sebab pesaing kita adalah siswa nasional yang tidak sedikit. Mereka bersaing atas kecerdasan, minat, bakat, prestasi dan hal-lainnya. Jadi jangan sampai kamu lengah dan berhenti berintropeksi.

13. Membuat Deklarasi

Mimpi adalah pintu pertama bagi kesuksesan seseorang. Ingatlah bahwa Allah SWT Maha Besar dan setiap mimpi kita itu kecil bagi-Nya. Jadi, jangan sungkan-sungkan untuk bermimpi sukses dengan pilihan yangs udah kita ambil.

Kita bisa membuat deklarasi yang setiap kali kita lihat akan memotivasi dan memacu untuk lebih baik lagi. Deklarasi kesuksesan akan membangun rasa percaya diri yang tinggi. Sehingga kita tidak perlu khawatir untuk meraih kesuksesan di masa depan jika diterima di PTN terpilih. Iringilah setiap mimpi tersebut dengan visi dan misi yang terencana agar memaksimalkan usaha.

14. Memperbanyak Doa

Do'a adalah senjata paling ampuh yang akan langsung di dengar oleh Allah SWT. Do'a adalah komunikasi langsung antara kita dengan-Nya secara pribadi sembari memohon pertolongan dengan rendah hati. Sebab kita perlu menyadari bahwa manusia bisa saja hatinya berubah-ubah. Sehingga dengan memperbanyak doa kepada-Nya, kita memohon agar sang pemilik hati dapat membukakan pintu hati para penyeleksi dalam menerima kita di kampus dan jurusan terpilih.

15. Meminta Didoakan

Setelah berdoa, jangan lupa minta dido'akan oleh orang terdekat. Doa yang paling utama adalah doa orang tua, ibu dan bapak. Setelah itu doa saudara-saudara kita serta teman-teman terdekat yang selalu support kita dengan tulus dan ikhlas.

Mintalah mereka mendoakan bukan hanya sekedar di kata "Aamiin", akan tetapi di shalat-shalat mereka, di sujud-sujud mereka, serta di setiap waktu dan kesempatan mereka. Dengan demikian, setiap harinya doa kita akan terus melangit dan mengetuk pintu Allah SWT.

16. Memperbanyak Sedekah

Sedekah mampu mengalirkan rezeki yang tidak disang dan diduga. Selain itu sedekah adalah ibadah yang balasannya bisa langsung di dunia. Perbanyaklah bersedekah yang dapat membantu doa dan usaha kita agar diterima di kampus dan jurusan terpilih.

17. Jangan Takut Gagal

Banyak siswa yang belum mendaftar, sudah minder dan takut duluan. Setiap usaha ada yang berhasil dan ada yang gagal. Namun gagal sesungguhnya adalah mereka yang sudah merasa gagal sejak awal tanpa pernah mau berusaha sedikitpun. 

Pun sudah usaha, doa dan target-target lainnya masih gagal, selalulah berpikir positif dan terus melangkah maju. Jangan takut gagal dan mudah menyerah.

***

Demikianlah 17 tips lulus SNMPTN 2021-2022 yang 99% terbukti berhasil. Sedangkan 1% nya lagi adalah faktor X yang tidak kita ketahui sebagai seorang manusia yang memiliki keterbatasan. Tetap saja, kita hanya merencanakan dan berusaha, sisanya serahkan pada DIA yang mengetahui apa yang terbaik untuk kita semua.

Semangat ...



Wildan Fuady
Wildan Fuady Seorang penulis, guru di sekolah swasta serta memiliki beberapa cabang bisnis secara online maupun offline