Liburanmu Dipakai untuk Apa?
Liburanmu Dipakai untuk Apa?

Liburanmu Dipakai untuk Apa?

Liburanmu dipakai untuk apa? Setiap orang mendambakan liburan untuk rehat sejenak dari aktifitas-aktifitas yang dilakukannya. Liburan menjadi momen yang menyenangkan untuk ditunggu dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun yang jadi pertanyaan adalah dipakai untuk apa? Apakah untuk hal-hal yang bermanfaat dan menambah bekal untuk hari esok ataukah sia-sia tak berguna?


Liburanmu dipakai untuk apa? Setiap orang mendambakan liburan untuk rehat sejenak dari aktifitas-aktifitas yang dilakukannya. Liburan menjadi momen yang menyenangkan untuk ditunggu dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun yang jadi pertanyaan adalah dipakai untuk apa? Apakah untuk hal-hal yang bermanfaat dan menambah bekal untuk hari esok ataukah sia-sia tak berguna?

Jelas ini yang menjadi pertanyaan untuk diri kita sendiri. Liburanmu dipakai untuk apa? Betapa banyak dari kita yang leha-leha dan melakukan aktifitas yang tidak produktif. Sehingga, waktu kita malah menjadi sia-sia. Jika demikian, bukankah kita akan menyesal?

Liburanmu dipakai untuk apa? Jangan-jangan tanpa kita sadari kita malah diperbudak oleh waktu. Sehingga, kita tidak memanfaatkannya untuk hal-hal kebaikan. Jangan-jangan, kita terlalu terlena oleh liburan dengan dalih “mager”, “bedrest” dan sebagainya.

Liburanmu dipakai untuk apa? Bahkan para ‘ulama lebih sering menggunakan waktunya untuk ibadah dan melakukan aktifitas yang bernilai pahala. Mereka tak berat untuk shalat, menulis, berdakwah dan menuntut ilmu. Bagaimana dengan diri kita?

Liburanmu dipakai untuk apa?

Jangan-jangan malah tidur-tiduran saja. Malas kemana-mana. Berat melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk diri kita sediri seperti silaturahmi, bercocok tanam, berkarya dan giat melakukan amal shaleh.

Saudaraku, waktu tidak akan terulang lagi. Kita tidak akan bisa kembali sedetikpun. Kematian terus mendekati. Umur semakin berkurang. Apakah kita pantas mengisi liburan dengan sia-sia? Selagi ada kesempatan, mari sama-sama kita berhijrah setiap hari. Jangan tunggu nanti. Karena tidak ada yang tahu kapan kita mati. Semoga jannah yang menanti. Aamiin Ya Rabbul ‘Izzati.

Hari ke#1 of #365
Advertisement

Baca juga:

Admin
Wildan Fuady adalah seorang author 20 buku, teacher dan web developer.