Ads

  • Pos Terbaru

    Testimoni Member Pengusaha Kampus Writerpreneur (PKW)

    Sebelum memutuskan mendaftar jadi member Pengusaha Kampus Writerpreneur, ada baiknya simak halaman ini baik-baik dulu sampai tuntas ya ^ _ ^

    PKW itu apa sih?

    PKW atau Pengusaha Kampus Writerpreneur adalah sebuah komunitas yang fokus membidangi soal kepenulisan. Melatih skill menulis dan ada materi-materi kepenulisan baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, bukan hanya soal menulis yang diajarkan, tapi menjual buku.

    ... saat ini, membernya loyal bagi ilmu kepenulisan kepada member lain. Tanpa disuruh dan diminta. Mantap kan?

    Jadi, sudah jelas kalau grupnya akan membahas kepenulisan ajah. Bahas OOT siap-siap kena sangsi. Jualan? Sudah disediakan waktunya hanya boleh di hari minggu ...

    Program PKW apa ajah?

    Banyak, ada kopdar, ada antologi bersama, ada cookies (bukan kue ya, kalau penasaran daftar ajah di PKW, hehehe), ada pelatihan menulis online, 30 hari nulis buku dan lain-lain.

    Keren ya?

    Belum, masih ada nih testimoni member yang sudah merasakan dampak positif dari grup PKW:

    1# Asrida Juliana, Inspirator Muslimah



    “Saya gabung di PKW itu sekitar awal 2015. Saya tidak punya banyak bekal untuk menulis. Bahkan rasa percaya diri saya sangat minim untuk membagikan karya tulis saya.

    Tetapi di PKW saya diajarkan untuk berlatih menulis. Mendapatkan apresiasi atas tulisan saya. Hingga sekarang, menulis sudah menjadi kebiasaan yang menyenangkan hati.

    Lebih lagi berkenalan dengan orang-orang hebat diseluruh Indonesia. Bisa membaca tulisan mereka tiap hari, menjadi inspirasi untuk saya sendiri. Apalagi yang sampai terbit bukunya. MasyaAllah saya bahagia ketika melihat nama penulis yg berada di toko buku dimana-mana. Walau saya blm pernah berjumpa, tp kebanggan itu ada.


    Terima kasih PKW, telah menjadi wadah belajar saya untuk bisa meninggalkan jejak kebaikan."

    2# Muhammad Syah Fibrika Ramadhan, Purwokerto


    Kesan :

    1. Mengenal dengan penulis yang luar biasa menjadi motivasi tersendiri untuk selalu berbenah memperbaiki naskah.

    2. Silaturahmi ini harapan nya tidak akan putus. Jangan sampai berhenti hanya di group WA tanpa ada meet up atau semacamnya 😊

    3. Berjuang bersama dalam kebaikan merupakan dambaan setiap orang. Grup inilah saya belajar untuk melakukan kebaikan setiap harinya.


    3# Faidil Mursalin, Jawa Timur


    “Kadang aku tak percaya bisa berada di grup PKW, bagaimana tidak? Di sana tempat penulis-penulis ketceeh berada, sedangkan aku, ah ... adaku bagai tiadaku; hanya seseorang yang duduk di pojokan; bukan siapa-siapa.

    Di PKW banyak para senior yang naskahnya sudah naik cetak dan nampang di toko-toko buku (btw saya tidak termasuk). :(

    Membernya aktif dan produktif, friendly, jua santun dan sangat menghargai sebuah karya. Datanglah ke PKW, di sana, kamu akan malu jika tidak menulis.

    Selain memperoleh teman baru, ilmu-ilmu yang bermanfaat, juga akan mendapat kesempatan bertemu dengan penulis-penulis yang sudah berpengalaman di dunia literasi.

    4# Nada Zahra Jamal, Bogor


    1. Punya keluarga baru
    2. Punya wawasan baru
    3. Punya link baru
    4. Jadi penulis baru

    Ga join? Cuma akan ngeliatin yang lagi ngelarin buku...

    5# Hazalia Zahra Munir, Jakarta


    "Awal masuk PKW, bisa dibilang panggilan hati. Dari broadcast yang disebar teman di grup. Tanya-tanya mengenai PKW, dan aku semakin tertarik untuk bergabung. Apalah aku, hanyalah anak baru di dunia ini, kawan.

    Tapi kegemaranku menulis baru aku fokuskan saat di bangku kuliah ini. Ada yang bilang, belajar bisa di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Dan itulah akhir dari keputusanku bergabung di PKW, belajar dari para mentor (master) untuk merangkai kata bersama opini dan juga fakta. Dan satu dua kali menanyakan tugas kuliahku (karna semua masih satu arah, antara jurusan dan juga PKW ini)

    Bagiku, di sini adalah keluarga. Dengan berbagai latar belakang yang bersatu dengan kesamaan, menulis. Menulis karya bersama, mengembangkan potensi diri, dan bermanfaat bagi umat. Siapa yang tidak bahagia dengan hal ini? Kenapa ragu? Ayo ikut!


    Ssst... Sudah banyak karya dari para master dan member di grup ini loh. Cek toko buku terdekat dan rajin-rajin baca surat kabar ya."

    6# Hafidh Riza Perdana, Purwokerto



    "Awalnya masuk PK. Terus ga ngerti mau ngapain. Akhirnya tanya ada bidang kepeminatannya ngga. Terus ternyata ada Writerpreuneur. Masuk jadi PKW. Waktu itu masih berapa orang ya di PKW. Haha. Terus diminta pula bantu-bantu. Padahal jangankan punya buku, nulis aja masih jelek. Tapi karena 'pemaksaan' dan 'ancaman sanksi sosial' akhirnya saya belajar menulis lebih serius di sini.

    Dan sekarang anggotanya makin banyak. Makin hebat-hebat. Sharing ilmunya lebih terasa. Kritikan dan saran2nya juga mantep2. Malah saya malu ngga bisa mempersambahkan yg baik buat teman-teman di sini. Usul kopdar, ilang begitu saja karena saya sok sibuk. Bisanya nulis yang bikin baper doang.

    Semoga sih ke depannya semua member lebih solid. Kalau mau kopdar setempat, langsung aja agendakan. Karena kopdar penting buat wahana transfer ilmu dan gagasan sebagai penulis. Bener ngga bro @PKW MAS FIBRIKA PURWOKERTO ? Wkwkw

    Semoga makin banyak yang rilis buku dalam tahun ini. Makin banyak karya yang bisa menginspirasi orang banyak. Makin banyak karya best seller. Dan makin banyak yang bisa ngajak orang ikut menekuni kepenulisan.

    Karena menulis adalah cara terbaik untuk mengabadikan diri.


    7# Putri Siria, Aceh




    Awalnya, saya belum berani bilang bahwa diri ini seorang penulis. Sebab buku belum terbit.

    Namun, hari itu seseorang dari PKW bilang ke saya, "jika kamu sudah menulis kamu adalah penulis".
    Ibarat kesambar petir, semangat saya untuk menulis kembali membara.

    Banyak ilmu dan saudara yang saya dapat di sini, di group PKW ini, tak sedikit pula hal positif yang bisa dipetik.

    So, buat kamu yang ingin menambah ilmu silahkan join ke sini. Dan semoga kita berjumpa ...

    8# Khadijah Efrison, Serang



    Mostly testimoninya bermula dengan kata "awalnya". Maka ijinkan saya memulai testimoni ini dengan kata "akhirnya"😝

    Akhirnya saya menemukan tempat yang bisa meng- upgrade modal yang Allah kasih ke kita semua (otak untuk berfikir dan hati untuk berbagi).

    Tidak terfikir sebelumnya saya bisa bergabung dengan teman-teman sehobi sebanyak ini. Dulu hanya terbersit dalam benak saya ingin punya teman baru yang banyak setiap hari. Dan ternyata inilah wadah sebagai perwujudan dari impian saya.

    Akhirnya saya bersyukur bisa ikut berbagi, bertukar pikiran, saling berkompetisi untuk bisa memberi sesuatu yang bermanfaat lewat aksara.

    Akhirnya saya bisa kenal dengan beragam manusia dengan karakter tulisannya yang unik dan ini adalah sebuah pembelajaran. Belajar memiliki karakter unik dalam menulis. Belajar menghargai karya orang lain. Belajar dan terus belajar. (Konon katanya never ending learning menjauhkan kita dari kepikunan🤔).

    Terakhir,

    Akhirnya saya bersyukur berada dan memutuskan bergabung di komunitas ini. Selain ilmu kepenulisan yang bisa kita dapat dari mentor maupun dari sesama peserta dan ilmu bisnis, ternyata Allah tuntun saya memasuki komunitas ini serta mempertemukan saya dengan belahan hati dari sini. Ups🙈

    Syukur alhamdulillah saya bisa menjadi bagian dari para pejuang pena di sini.

    Teruslah berbagi dan berjuang untuk ukir prestasi.


    ***

    Demikianlah testimoni dari beberapa member terpilih atas komunitas PKW. Gimana? Segera deh selesaikan tantangannya dan join di Grup PKW.


    See you ....

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Testimoni Member Pengusaha Kampus Writerpreneur (PKW) Rating: 5 Reviewed By: Wildan Fuady
    Scroll to Top