Ads

  • Pos Terbaru

    Peduli dan Intropeksi

    wildanDalam menjalani kehidupan ada yang namanya disukai ada pula yang namanya dibenci. Sebaik apapun seseorang akan ada saja yang membencinya. Bahkan, Sang Nabi sekalipun memiliki musuh yang tak menyukainya.
    Beberapa kali melintas dalam benak, bahwa manusia tak akan bisa menjadi disukai oleh semua orang. Pasti ada salah satu dari mereka yang tak menyukai. Menjadi pribadi yang disukai oleh semua orang bukanlah hal mudah. Sekalipun ia adalah seorang yang terkenal maupun orang biasa. Akan ada seseorang yang tak menyukai. Itu pasti. Kita hanya bisa mengusahakan berbuat yang terbaik dan memperbanyak manfaat. Tentang bagaimana sikap seseorang kepada kita itu bukan sebuah masalah besar. Baik suka maupun benci tak akan berdampak besar bagi kita.
    Namun, kita pun perlu memasang telinga dan hati lebar-lebar. Mungkin saja ada yang harus diperbaiki dalam sikap kita. Mungkin juga Allah berusaha menegur atas kesalahan yang kita lakukan melalui perantara orang lain. Andai yang mereka katakan hanya untuk melemahkanmu, kau harus mempersiapkan hati dan telinga lebar-lebar untuk sabar dalam mendengarkan . Siapa tahu ia apa yang ia katakan bermanfaat bagi diri kita.
    Berbeda dengan yang serng kali menjatuhkan tanpa masukan. Ia sepertinya sangat tidak menyukai keberadaan kita. Jika menemukan hal itu, lebih baik tak peduli. Sebab, seberapapun usaha yang kau lakukan  tak akan bisa membuat seluruh manusia menyukaimu. Itu pasti.
    Jadi, berbuatlah kebaikan sebanyak mungkin. Jangan pedulikan orang yang akan melemahkanmu dalam berbuat kebaikan. Tetap optimis menjalankan kehidupan. :D
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Peduli dan Intropeksi Rating: 5 Reviewed By: Wildan Fuady
    Scroll to Top