Ads

  • Pos Terbaru

    Ciri-Ciri Penulis yang Dicintai Pembacanya (part 1)


    Ilustrasi Menulis

    Bismillah...

    Hai sobat Writer! Be a Writer and Be a WriterPreneur!

    Punya karya tulis? Sudah menerbitkan buku? Atau sudah punya blog yang dibaca banyak orang?

    Nah, kalau sudah, apakah ingin karya Anda selalu menjadi pembahasan orang lain? Ingin juga tulisan Anda dikenang banyak orang?

    Untuk apa? Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menambah wawasan keilmuan sebagai seorang yang sedang belajar menulis atau sudah terbiasa menulis. Terutama agar Anda mengetahui bagaimana cara agar karya Anda dicintai para pembaca. Langsung saja deh ...

    Baik, jika Anda sudah terbiasa menulis atau sedang belajar menulis, sebaiknya Anda mengetahui hal ini. Karena tidak banyak penulis yang tahu tentang hal ini. Ini rahasia saya, tapi tidak apa-apa saya bocorkan disini. Hehehe. :D

    1. Menjadi Teman Bagi Pembaca

    Jika Anda sudah terbiasa menulis, maka pembaca adalah seseorang yang harus selalu Anda perhatikan. Sebab, Anda tidak akan disebut sebagai penulis jika tidak memiliki pembaca. Betul apa betul? Nah, dari situlah Anda pun harus 'belajar' untuk memahami pembaca. Sebab, pembaca adalah orang yang secara tidak langsung mengapreasiasi karya kita. Makanya ia harus dijaga.

    Lantas, bagaimana menjaganya? Mudahnya sih dengan menjadi teman bagi mereka. Kadang, pembaca suka mengapreasiasi karya Anda dengan memberi pujian. Jika demikian, Anda -sebagai penulis- minimal mengucapkan terimakasih dan mendoakan pembaca agar bisa menulis seperti Anda. Jangan takut punya saingan! Tidak perlu takut sama sekali Anda mempunyai saingan.

    Biasanya, ketika pembaca diberikan motivasi menulis oleh penulis, mereka akan senang dan peduli dengan penulis tersebut. Misalkan balasan dari pembaca 'Aamiin'. Ya biarkan saja, kita balas juga dengan 'Aamiin'. Sikap seperti ini menandakan bahwa penulis tidak merasa terganggu dengan kehadiran pembaca. Sebaliknya, justru malah senang dan bahagia. Ibaratnya, pembaca adalah teman yang telah membaca tulisan Anda. Ingatlah, tanpa pembaca, Anda tidak akan disebut sebagai seorang penulis.

    Contoh:

    "Subhanallah tulisan mba / mas menginspirasi saya. Saya jadi banyak belajar dari tulisan mba / mas. InsyaAllah, saya akan mencoba saran dari apa yang mba / mas tulis. Jazakallah atas tulisannya yang bergizi ya."
    Nah, cobalah jawab dengan baik. Misalnya:
    "Alhamdulillah, terimakasih ya. Semoga tulisan saya bermanfaat untuk pembaca semua, terutama kamu. Semoga kamu bisa mengamalkan apa yang saya tulis, sehingga 'amal baik kita semua tidak akan terputus. Oh ya, semoga kamu pun bisa menulis seperti saya ya. Supaya bisa ikut memberikan inspirasi kepada orang lain."
    Lalu, andaikan pembaca membalas pesan Anda:
    "Aamiin ya Rabbal 'Aalamiin. Syukran mba / mas."
    Cobalah jawab pesannya:
    "Aamiin, afwan."
    Ini hanya contoh saja, Anda bisa mengatur kata-katanya sendiri ya.

    Tidak banyak penulis yang keberatan dengan sms, pm dan japrian dari pembacanya. Bahkan ada penulis yang tidak pernah sekalipun membalas tanggapan pembacanya. Tetapi, sebagai pembaca, Anda pun harus khusnudzan ya kepada penulisnya. Mungkin sibuk dengan kegiatannya. Tetapi, bagi Anda penulis yang membaca tulisan ini, cobalah berusaha menanggapi pembaca. Mudah-mudahan dengan begitu Anda menjadi merasa dekat dengannya. Bisa jadi, pembaca akan terus mengingat-ingat kebaikan Anda.

    2. Membaca Karya Teman

    Anda seorang penulis? Selamat ya, Anda adalah orang yang beruntung. Kenapa? Jelas, karna Anda sudah mempunyai tulisan yang dibaca banyak orang baik berupa buku, blog atau selainnya. Dengan langkah itu, setidaknya Anda sudah menjadi seorang penulis. Betul nggak? Walaupun cuma menulis diari saja :D

    Oh iya, sekarang ini zaman sudah berbeda lho. Sudah banyak penulis bermunculan disana-sini. Banyak banget malah. Bisa jadi, sahabat sendiri yang biasa bermain dengan Anda kelak akan menerbitkan buku. Bisa jadi. Nah, ketika hal itu terjadi, apa yang harus Anda lakukan sebagai seorang penulis? Yups, tentu ikutan membacanya donk. Andai sahabat Anda sudah menerbitkan sebuah buku, cobalah untuk membelinya -bukan meminta gratisan ya- lalu menunjukan karya teman yang sudah Anda beli. InsyaAllah sikap teman Anda -yang bukunya Anda beli- pasti merasa bahagia. Sesudah itu, Anda coba untuk memuji karyanya. Bagaimanakah tanggapan teman kita?
    Tentu saja akan baik bagi kita. Sebagai seorang penulis, Anda harus banyak membaca karya teman-teman. Tujuannya supaya mereka menjadi teman baik Anda. Kelak, jika mereka tahu buku Anda sudah terbit, pasti teman pun akan tergerak untuk membeli karya Anda. Betul kan?

    Itulah pentingnya membaca karya teman. Selain menambah wawasan kita, tentu akan berpengaruh kepada tulisan kita kedepannya, bukan? Jangan heran ketika nanti mereka akan menjadi sahabat baik Anda. :D

    3. Mau Diajak Diskusi

    Pembaca, adalah seseorang yang berusaha memahami isi dan maksud tulisan Anda. Ketika Anda mendapatkan seorang pembaca yang bertanya seputar karya yang Anda tulis baik berupa masukan, kritikan dan pertanyaan, jangan segan untuk menjawabnya. Andai ada pembaca yang mengkritik tulisan Anda, jangan marah ya. Sabar saja, hadapi dengan normal. Sebab, jika Anda marah atau kesal, justru itu akan membangun mindset buruk pembaca terhadap Anda. Bersabarlah, dan ajak diskusi pembaca tulisan Anda. Barangkali mereka hanya belum paham dengan maksud tulisan Anda.

    Jalan diskusi dengan pembaca akan memperkuat hubungan kekerabatan Anda dengan pembaca. bayangkan jika Anda bersikap baik, tentu pembaca akan segan dan tidak bosan membaca tulisan Anda. Itulah menariknya jika seorang penulis mau dan bersedia menjadi teman diskusi bagi pembacanya.

    4. Mempromosikan Buku teman

         Baiklah, saya melaporkan dari sebuah artikel yang dikutip dari Republika.co.id. Republika menulis di dalam webnya:

    "Dalam satu bulan, Ikapi mencatat ada 3000 judul buku yang terbit setiap bulannya. Satu judul saja bisa sampai 2500 exemplar."
    Wah wah wah, bayangkan saja jika melihat data itu. Misalnya Anda adalah salah satu orang dalam daftar itu, apa yang akan Anda rasakan? Jika Anda ingin buku Anda best seller, Anda harus menyangingi 2999 judul buku lainnya. Itu baru yang terdata di Ikapi lho, belum yang lainnya semisal Indie.
    Nah, salah satu cara yang terbaik adalah dengan saling membeli karya teman. Jika ada 1000 komunitas penulis, lalu masing-masing mereka membeli karya teman, dijamin langsung best seller deh. Begitulah fungsinya.

    Empat point penting ini masih ada lanjutannya. Sebab, untuk menjadi seorang penulis yang dicintai itu butuh perjuangan keras. Saya baru menulis empat point yang sebenarnya masih banyak. Ok, tunggu saja lanjutan tulisan saya ya. Semoga artikel ini banyak membawa manfaat. Dan Anda tidak bosan untuk terus memantau tulisan saya berikutnya. Hehehe. :D

    Saudara kepenulisanmu ...

    -Mentor Komunitas Pengusaha Kampus Writerpreneur (PKW)-

    Follow us @PkWriterpreneur

    Gabung di Komunitas Pengusaha Kampus Writerpreneur (PKW)? Daftar ke 0896-6005-7834 (WA)


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    2 komentar:

    Item Reviewed: Ciri-Ciri Penulis yang Dicintai Pembacanya (part 1) Rating: 5 Reviewed By: Wildan Fuady
    Scroll to Top