Ads

  • Pos Terbaru

    Aku Kagum

    10481706_693492427388710_1207596313367792945_n
    Aku sudah berkenalan lama dengannya. Pribadinya begitu mengasyikan. Terutama saat diajak bercanda. Memang kamu selalu menjadi orang yang tersudutkan, tapi kau tak pernah merasakannya. Aku kagum.
    Masih selalu ingat dalam benakku, kau sahabat sekaligus saudara yang berbeda. Aku kagum. Kau tak pernah marah, membenci, padahal didepan mataku kau menjadi orang yang tersudutkan. Kau lebih asyik dengan senyummu menghadapi setiap olok-olok dan ejekan dari orang lain. Aku kagum.
    Aku kagum. Telingamu mampu bertahan mendengarkan orang lain. Saat yang lain ingin berbicara dan hanya mau didengar, kau malah sibuk mendengarkan sembari mengangguk-anggukan kepala. Aku kagum.
    Aku kagum. Menjadi bahan olok-olok memang tak disukai setiap orang. Tetapi, kau malah tersenyum mendapatkan itu semua. Kau berkata, “Aku senang telah membuat mereka tertawa, meski sejatinya mereka mengejekku.” Aku kagum.
    Aku kagum. Kau tahu memang banyak kekurangan yang ada dalam dirimu. Tapi kau tersenyum atas kekuranganmu. Dan sekali lagi kau berkata, “Biarkan saja, semoga dengan itu bertambah pahala mereka sebab menasehatiku.” Aku Kagum.
    Aku kagum. Aku tahu kau lelah dengan kesibukanmu, tapi kau tak pernah menolak ketika ada seseorang yang membutuhkan pertolonganmu.  Aku kagum.
    Aku kagum. Kagum atas keterbatasan dirimu dan aku kagum atas kelebihanmu. Keterbatasanmu adalah cahaya buat orang lain. Kelebihanmu adalah lentera bagi orang lain. Aku kagum. Bahagia mereka adalah bahagiamu. Kesedihan mereka adalah kesedihanmu. Kesusahan mereka adalah kesusahanmu. Tak seperti diriku ini.
    Untuk seorang sahabatku … disana …
    ***
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Aku Kagum Rating: 5 Reviewed By: Wildan Fuady
    Scroll to Top